SHARE
Foto: Geo Energi/Affan

Legian, GEO ENERGI – Dalam mengurangi peran batubara yang terlalu mendominasi sumber energi, Cina memproduksi shale gas dan LNG.

Cina merupakan salah satu negara di Asia yang memiliki tingkat konsumsi energi yang tinggi. Cina merupakan negara ketiga yang memiliki tingkat konsumsi energi yang tinggi. Tingkat konsumsinya mencapai empat keli lebih besar dibandingkan Jepang. Sumber energi yang diproduksi Cina untuk memenuhi kebutuhannya sekitar 67% dari batubara, 18% minyak bumi dan 6% gas. C

Dalam produksi gas Cina juga memiliki fokus pada shale gas dan LNG. Cina merupakan negara penghasil shale gas terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Terdapat 400 sumur yang produksi.

Akan tetapi sampai sekarang masih banyak argumen pro dan kontra tentang produksi shale gas di Cina. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah geogragi.

“Sumber shale gas di Cina berada di pegunungan dan hutan. Berbeda dengan Amerika, lapangan shale mereka ada di daratan rata. Sehingga biaya produksi di Cina masih lebih besar dibandingkan dengan produksi shale gas Amerika Serikat,” jelas Chief Energy Researches CNOOC Energy Economic Institute Chen Wang di forum 5th Annual LNG Transport, Handling and Storage yang diadakan di Hotel Padma Resort, Legian (23/4).

Sebagai alternatifnya, Cina pun mengembangkan LNG saat ini. Selain mengekspor, mereka pun mengimpor LNG dari Qatar, Malaysia, Singapur dan lainnya. Pemanfaatan LNG juga bermanfaat untuk lingkungan di Cina, dimana saat ini Cina menjadi negara dengan emisi karbon dan tingkat polusi tertinggi. Selain itu penggunaan LNG pula membantu Cina dalam efisiensi energi. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here