SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Tentara koalisi Iraq dan Amerika Serikat telah mengambil kembali kilang minyak terbesar milik Iraq dari ISIS (19/4). Pasukan gabungan yersebut telah berhasil mengusir grup teroris dari fasilitas Baiji, setelah ISIS yang sebelumnya dikabarkan telah mengambil alih kendali dari fasilitas tersebut minggu lalu.

Iraq sedang mengusahakan untuk memperkuat sistem pertahanan dari kilang minyak tersebut, setelah melalui 47 serangan udara gabungan selama sembilan hari yang lalu di wilayah tersebut.

“Selain itu, tentara militer nasional Kurdistan, Peshmerga, disertai bantuan dari serangan udara dari koalisi, menyapu bersih 32 mil persegi teritorial ISIS di Iraq, Sabtu (18/4),” kata salah satu Regional Security Council Kurdistan.

Laporan dari garis depan mengindikasikan sedikitnya 35 teroris ISIS terbunuh saat penyerangan terjadi. Tujuan serangan tersbut adalah untuk memukul mundur ISIS dan mengurangi kemampuannya untuk mengancam keamanan provinsi Kirkuk. Kesuksesan ini diikitin oleh serangan di selatan dan barat Kirkuk. (GDH/OPR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here