SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Mantan Menteri ESDM Jero Wacik begitu percaya diri (PeDe) jika gugatan praperadilannya akan dikabulkan oleh pengadilan. Namun sebaliknya, peryataan berbeda dinyatakan oleh kuasa hukum KPK yang memprediksi praperadilan Jero akan ditolak.

Anggota Biro Hukum KPK Masyadin memprediksi gugatan Jero akan bernasib sama dengan Suryadharma Ali, Sutan Bhatoegana, dan Suroso Atmo Wartoyo yang ditolak praperadilannya oleh hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Bahwa dia menyebut penetapan tersangka sebagai bentuk dari kepentingan politik itu tidak benar sama sekali. Tidak ada unsur itu dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka,” ungkap Masyadin di PN Jaksel, Senin (20/4).

Lembaga antirasuah ini kata dia, menghargai proses praperadilan dan menjunjung tinggi bukti penghormatan hak asasi manusia.

Namun Masyadin yakin bahwa dalam proses penyelidikan dan penyidikan serta menetapkan seseorang sebagai tersangka, KPK telah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. “Insya Allah kamia berpandangan hakim akan menolak gugatan praperadilan dari pemohon,” tandas dia.

Jero Wacik ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan menyalahgunakan wewenang dalam kapasitasnya sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata periode 2008-2011 dan Menteri ESDM tahun 2011-2013.

Saat menjadi Menbudpar, Jero diduga menggunakan anggaran untuk memperkaya diri atau orang lain. Akibat perbuatannya itu negara dirugikan sekitar Rp 7 miliar. Sementara saat menjadi Menteri ESDM, Jero ditetapkan sebagai tersangka yang merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek di Sekretariat Jenderal ESDM yang menjerat eks Sekjen ESDM Waryono Karno. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here