SHARE
Foto: Ardi/Geo Energi

akarta, GEO ENERGI – Perseteruan yang terjadi antara PT Semen Indonesia dengan warga Rembang sampai detik ini tidak juga berhasil diredamkan, justru dengan adanya keputusan sidang terkait izin pertambangan yang dimenangkan oleh pihak PT SI, tak ayal menambah bara api penolakan sebagian warga semakin besar.

Ironisnya, sebagiannya lagi warga yang mendukung dengan adanya pendirian pabrik tersebut, seolah semakin berada di atas angin dan berbuat sekehendak hatinya terhadap warga yaag kontra. Bagaikan elang terbang mengawan, agas hendak mengawan juga. “Warga yang pro kepada pabrik malah justru bertindak semena-mena terhadap warga yang kontra,” ucap Syamsul Munir di Kontras, Jumat (17/4).

“Hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut,” ucap Umbu Wulang. “Penyebab konflik sesama warga adalah dengan adanya izin pendiran pabrik Semen Indonesia. Warga bisa damai kalau izin pabrik itu ditutup,” tambahnya.

Permasalahan tersebut juga dikomentari oleh Reynaldo Sembiring selaku kepada Divisi Advokasi Kasus dan Alternatif Penyelesaian Sengketa ICEL dalam kesempatan yang sama, bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus mengambil tindakan cepat untuk mencegah konflik sosial yang lebih meluas.

“Di sini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merupakan kunci penting. Semoga, tim yang mereka gagas dapat menyelesaikan permasalahan ini,” tutup Reynaldo. (NAA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here