SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Argentina melayangkan gugatan kepada lima perusahaan, termasuk tiga perusahaan dari Inggris, yang melakukan pengeboran minyak dan gas di Pulau Falkland yang masih disengketakan.
Menteri Falkland menyampaikan tahap awal gugatan tersebut di London (17/4). Hakim di Rio Grande, Argentina, sudah setuju menyelesaikan kasus ini.

Kelima perusahaan tersebut ialah: Premier Oil, Noble Energy, Falkland Oil and Gas, Rockhopper dan Edison International.

“Argentina akanmenggunakan hukum nasional dan internasional untuk memperjuangkan kasus ini,” kata Menteri Argentina untuk Falkland Daniel Filmus di sebuah konferensi pers,”tuntutan diperuntukkan untuk tiga perusahaan asal Inggris dan dua lainnya dari Amerika Serikat.”

Menurutnya siapa pun yang terbukti bersalah akan mendapat sanksi penjara lima sampai sepuluh tahun. Sanksi untuk ekstraksi hidrokarbon ilegal akan lebih lama.

Awal April lalu, Premier Oil dan Falklands Oil and Gas memulai kampanye pengeboran 2015 mereka dengan mengumumkan penemuan minyak dan gas di sumur pertama dari program sembilan bulan. Argentina merespon dengan mengatakan bahwa ini adalah permulaan tindakan ilegal untuk melawan perusahaan tersebut, yang akhirnya membuat Inggris dan Argentina memanggil masing-masing duta besar untuk klarifikasi.

Pemerintah Kepulauan Falkland mengatakan bahwa daerah tersebut berhak membangun ekonomi mereka sendiri. “Bor eksplorasi sudah dilakukan di perairan Falkland untuk beverapa tahun. Pemerintah Argentina akan terus lanjut mempertahankan hak yang tak terbantahkan untuk menentukan masa depan kami sendiri,” tutup Filmus. (GDH/OPR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here