SHARE
ILUSTRASI

Jakarta, GEO ENERGI– Mulai awal bulan depan, rencananya Pertamina akan mengganti Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dengan pertamax lite (pertalite). Kabarnya bensin pertalite akan punya spesifikasi RON 90-91. Artinya, RON pertalite lebih tinggi dibanding premium yang hanya 88 dan sedikit lebih rendah dibanding pertamax yang 92.

Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang mengatakan bahwa Pertamina akan mulai mensosialisasikan penggunaan pertalite secraa bertahap di beberapa SPBU. “Secara bertahap, di pusat-pusat kota, tidak ada lagi premium. Kita akan ganti dengan bahan khusus yang kualitasnya di atas premium, RON-nya lebih tinggi, tapi harganya masih di bawah Pertamax RON 92,” ujar Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, Kamis (16/4) kemarin.

Pertalite mungkin bisa disebut sebagai pertamax paket hemat atau pertamax paket minim. Selain RON diangka 90-91, namun nampaknya salah satu pembeda pertamax 92 dan pertalite adalah kandungannya, semisal zat pembersih/detergent. “Nama dan logo pengganti premium sedang dalam proses pembuatan. Harganya akan lebih mahal sedikit dibanding premium, tapi pasti di bawah Pertamax 92,” ujar Bambang.

Hal tersebut juga sesuai dengan intruksi dari Menteri ESDM, Sudirman Said, yang memberi waktu selambat-lambatnya dua tahun kepada Pertamina untuk menghapus premium RON 88, sehingga pada 2017 nanti tidak ada lagi premium yang dijual di SPBU. Dan kabarnya, di pasar minyak internasional, hampir tidak ada lagi yang memproduksi atau menjual premium alias gasoil RON 88.

Sementara itu, Solihin (32), seorang tukang ojek di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, berharap rencana Pemerintah dan Pertamina tersebut tidak menjadi beban bagi rakyat kecil. Menurut Solihin, yang diharapkan tukang ojek saat ini, bukan masalah pemeliharaan mesin motor dengan menggunakan BBM yang lebih bagus. Namun menurutnya, yang terpenting bagi dirinya adalah harga BBM yang semurah mungkin. “Bagi saya sebagai seorang tukang ojek, yang penting harga bensin murah, bukan masalah kualitasnya yang lebih bagus. Intinya yang penting murah,” tandas Solihin. (DSU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here