SHARE
Istimewa

JAKARTA, GEO ENERGI – Rencana program pemeritah untuk melakukan reklamasi Teluk Benoa, Bali dinilai sudah tepat. Jika program ini berjalan, maka akan memberikan banyak manfaat bagi ekonomi dan pariwisata bagi pulau dewata tersebut.

“Reklamasi teluk Benoa akan menjawab persoalan di Bali terkait semakin berkurangnya lahan akibat dari kemajuan pembangunan di pulau dewata. Misalnya, lahan untuk kesedian jalan tol, pemasangan pipa gas yang melewati Teluk Benoa serta pelabuhan laut international,” kata Ketua Umum Masyarakat Pariwisata Indonesia, I Wayan Suarta, dalam keterangan persnya, Kamis (16/4).

Selain itu, program itu juga akan menyelamatkan teluk Benoa dari ancaman abrasi. Dia juga menilai, Peraturan Presiden 51/2014 tentang revitalisasi Teluk Benoa dengan cara melakukan reklamasi merupakan suatu langkah yang tepat mempersiapkan Bali menjadi primadona tujuan wisata dunia.

“Dengan reklamasi Teluk Benoa diharapkan akan ada perluasan lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata yang bernuansa Blue Aquatourisn and Green Agrotourism yang baru ada satu satunya didunia seperti diteluk karibia,” jelas Suarta.

Dia melanjutkan, manfaat reklamasi teluk Benoa akan membantu perekonomian warga Bali, khususnya di Kabupaten Badung. “Program ini akan membuka banyak lapangan kerja serta turut menduniakan budaya dan sosial,” kata dia.

Menanggapi PT Tirta Wahana Bali Internasional (PT TWBI) sebagai pelaksana proyek reklamasi, Suarta menilai sudah tepat. Sebab, kredibilitas perusahaan satu group dengan Tambling wildlife dibawah Artha Graha Network telah berhasil membangun konservasi hutan dan konservasi air di pulau Tambling Lampung menjadi kawasan wisata Foresttourism dan Aquatourism dan juga Konservasi Hutan Lindung dikabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here