SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI– Hasil peninjauan International Energy Agency (IEA) menyebutkan beberapa negara di Eropa Timur, Kaukasus dan Asia Tengah yang memiliki peran signifikan pada keamanan energi dunia tapi bermasalah dengan kebijakan energinya.

Kazakhstan, Turkmenistan, Azerbaijan dan Uzbekistan memiliki sumber minyak dan gas yang substansial di Laut Kaspia, yang kini mulai berpengaruh untuk konsumen di Eropa dan Asia. Ukraina, Georgia dan Belarusia adalah negara transit penting di daerahnya, dan kestabilan mereka merupakan hal terpenting untuk keamanan energi di wilayahnya.

Negara-negara ini memiliki perbedaan dalam kebijakan politik dan ekonominya tentang sektor energi. Bahkan, sedikitnya visi dan rencana jangka panjang tak jarang membuat negara-negara tersebut harus memprioritaskan pembangunan strategi kebijakan energi dalam upaya mewujudkan masa depan yang aman dan berkelanjutan. Sering sekali produksi energi mereka terbatas akibat kebijakan pemerintahnya masing-masing, kurangnya infrastruktur dan kurangnya integrasi pasar regional sehingga kurang adanya keamanan energi.

“Isolasi dan pemikiran kaku tidak berlaku untuk regional ini. Solusi jitu dari sektor energi berkelanjutan dari semua negara ini adalah kerjasama dan perencanaan yang didasari bukti,” jelas Direktur Eksekutif IEA Maria van der Hoeven (13/4).

Menurut IEA untuk memanfaatkan potensi dari negara-negara dibutuhkan hukum yang lebih kuat untuk mengatur kebijakan energi; peningkatan keamanan energi dengan memproduksi energi konvesional dan non konvesional; pembebasan dan integrasi pasar energi regional.(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here