SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Konfrensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KTT-AA) ke-60 diharapkan bisa melahirkan kebijakan disektor energi dan migas menuju ketahanan energi nasional. Pasalnya, ketahanan energi tak kalah pentng dengan ketahanan pangan dan ketahanan militer.

“Ketahanan energi sama pentingnya seperti ketahanan pangan dan ketahanan militer. Ketiganya ini harus terintegrasi dalam ketahanan nasional dan geo politik sebagai landasan menyusun ketahanan nasional,” kata Direktur Eksekutif Global Future Institute , Hendrajit kepada Geo Energi usai memberikan keterangan pers menjelang digelarnya KTT-AA pada 19-24 April 2015, Senin (13/4).

Menurutnya, Dasa Sila Bandung yang dihasilkan pada KTT-AA 1955 bisa menjadi acuan dalam menyusun kebijakan dalam kemandirian disektor energi. “Kemandirian energi nasional ita harus sudah mulai bergerak. Sarananya melalui KAA ini, dan Dasa Sila Bandung bisa menjadi inspirasi penguatan sektor energi kita,” jelas dia.

Hendrajit bilang, ketahanan energi kita harus mampu berdaulat dengan membuat kebijakan sektor migas dan energi merujuk pada keinginan dalam negeri. “Jadi kebijakan itu bukan lagi mengikuti keinginan negara luar,” pungkas dia. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here