SHARE
Foto: Geo Energi

Jakarta- GEO ENERGI – Kuasa hukum Suroso Atmo Wartoyo, Jonas M Sihaloho merasa yakin jika hakim akan mengabulkan praperadilan mantan bos Pertamina yang akan digelar pada Selasa (14/4) besok. Dia mengatakan, dari fakta yang terungkap di persidangan, sudah sangat jelas bahwa KPK tak memiliki cukup bukti dalam menetapkan Suroso sebagai tersangka korupsi.

“Yaa kalo dilihat dari fakta persidangan sih harusnya dikabulkan yaa. Karena fakta persidangan sudah sangat jelas bahwa penetapannya (Suroso) sebagai tersangka tidak cukup bukti,” kata Jonas melalui pesan singkatnya kepada Geo Energi, Senin (13/4).

Menurutnya, permohonan praperadilan yang diajukan Suroso materinya berbeda dengan dasar praperadilan yang diajukan mantan Suryadharma Ali, Hadie Purnomo, Sutan Bhatoegana, dan Jero Wacik.

Lalu dimana letak perbedaannya? Jonas menerangkan, praperadilan terhadap mantan menteri agama dilakukan sebelum ada penahanan dan pemeriksaan SDA sebagai tersangka. Sedangkan permohonan mantan Ketua Komisi VII DPR sudah terlalu lama dan berkasnya sudah dinyatakan P-21 atau lengkap.

“Nah kalau Pak Suroso ada tiga alasan diajukannya praperadilan ini, yakni tidak sahnya penetapan tersangka, tidak adanya penyidikan. dan tidak sahnya penahanan,” terang Jonas.

Seperti diketahui, mantan pejabat Pertamina ini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada November 2011 terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi. Suroso diduga menerima sesuatu atau uang yang diberikan oleh Direktur PT Sugih Interjaya dan kawan-kawan, terkait dengan proyek pengadaan Tethra Ethyl Lead (TEL) di Pertamina tahun 2004-2005. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here