SHARE
Mantan Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karno.

Jakarta, GEO ENERGI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara mantan Sekjen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno. Setelah dinyatakan lengkap (P21) maka tak lama lagi KPK akan melimpahkan berkas Waryono ke tahap penuntutan atau pengadilan.

“Iya, hari ini penyidik melimpahkan berkas perkara WK (Waryono Karno) ke penuntutan,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Selasa (14/4).

Sejak pagi KPK memeriksa tersangka kasus Kegiatan Sosialisasi, Sepeda Sehat, dan Perawatan Gedung kantor Sekretariat ESDM. Namun, usai diperiksa Waryono memilih membungkam rapat-rapat mulutnya dari cecaran pertanyaan wartawan.

Sebelumnya, KPK menetapkan Waryono sebagai tersangka pada kasus tersebut. Penetapan ini merupakan yang kedua setelah dia jerat pasal gratifikasi.

Pada kasus ini, Waryono dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Selaku Sekjen ketika itu, Waryono diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama yang mengakibatkan kerugian negara.

Hasil perhitungan sementara, KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus ini sekitar Rp 9,8 miliar dari total anggaran Kesekjenan tahun 2012 mencapai Rp 25 miliar. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here