SHARE
Foto: Affan/Geo Energi

Jakarta,GEO ENERGI–Revisi undang-undang migas nomor 22 tahun 2001 yang tengah digodok, mengharuskan seluruh pemangku kepentingan tak hanya berfikir pada peraturan yang menguntungkan pihak-pihak yang dilibatkan,melainkan juga landasan atas undang-undang tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said usai melakukan pertemuan tertutup dengan para pemangku kepentingan.

“Revisi Undang-undang ini harus memiliki landasan filosofi dan idealismenya yang kuat,” kata Sudirman Said, di Jakarta selatan, kamis (9/4).

Landasan filosofis dinilai sangat penting,mengingat penting adanya revisi undang-undang membuka celah untuk di kritisi kembali.

Pertemuan tertutup ini dihadiri oleh berbagai pihak,diantaranya Sudirman Said Menteri ESDM, Satya yudha sebagai anggota komisi VII DPR RI, Ketua Reformasi tatakelola migas Faisal Bahri, dan para pelaku usaha baik, dari hulu maupun hilir. (FEA/ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here