SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Satuan Keja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) menyarankan para investor Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) untuk melakukan sharing supply base untuk efisiensi biaya.

“Untuk sekarang sudah ada supply base yang disewakan untuk dipakai K3S lainnya, contohnya PHE WMO di Lamongan Shorebase,” ucap Baris Sitorus, Kepala Divisi Penunjang Operasi Bidang Operasi SKK Migas pada acara Business Talk tentang strategi bisnis penunjang proyek huli migas yang diadakan oleh Komunitas Migas Indonesia (KMI) dan Majalah Oil & Gas Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta (8/4).

Supply base itu sendiri harus memiliki fasilitas untuk penimbunan, pengelolaan, pengeluaran barang- barang kegiatan hulu dan fasilitas penunjang lainnya.

Setelah masa kontrak salah satu K3S berakhir, mereka meninggalkan supply base yang telah didirikan sebelumnya. Sedangkan kontraktor lainnya harus membangun supply base lagi untuk kegiatan hulunya. Di sinilah ada kesempatan untuk efisienai biaya, dimana K3S lainnya bisa menyewa supply base yang sudah ada.

Selain supply base, fasilitas lain pun bisa disewakan atau digunakan bersama untuk menghindari penghamburan biaya.
“Di Kalimantan Timur kami berhasil mengkoordinasikan 1 helikopter suatu K3S digunakan oleh 3 perusahaan, yaitu Total, Emi dan Vico,” jelas Baris. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here