SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Mimpi Amerika Utara akan peluang arbitrase ekspor LNG ke Jepang, Korea, dan Cina tampaknya masih harus ditunda, dikarenakan harga untuk liquefied natural gas (LNG) di Asia tengah kacau.
“Kebanyakan pengajuan dari 50 lebih terminal Kanada dan Amerika Serikat akan dibatalkan,” Mihoko Manabe, Senior Vice President Moody (8/4).
Hal ini disebabkan oleh turunnya harga minyak yang sudah terjadi lebih dari setengah tahun sebelumnya. Karena LNG berhubungan dengan harga minyak di sebagian besar wilayah di dunia, termasuk Asia, sehingga akhirnya sekarang peluang dikabulkannya pengajuan ekspor pun surut.
Data terakhir menyebutkan Japan/Korea Marker (JKM), tolak ukur LNG di Asia bagian timur laut, jatuh sampai ke nilai US$ 7.279 per juta Btu (MMBtu) untuk pengiriman April, atau sekitar 60 persen lebih rendah dari sebelumnya di 2014.
Namun ini tidak akan menghentikan kelimpahan global kapasitas LNG, karena beberapa proyek sudah dalam konstruksi di seluruh dunia hampir selesai. (GDH/OP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here