SHARE
Foto: lensaindonesia

Jakarta, GEO ENERGI- ” Pemerintah daerah harus mendapatkan saham Blok Mahakam 30 persen bukannya 10 persen. Aspirasi ini harus didengar dan dijalankan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said,”.

Begitulah teriakan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat melakukan orasi di depan kantor Kementerian ESDM di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2015) pukul 13.30 WIB.

Setelah 30 menit tak mendapat respon positif dari kementerian ESDM, puluhan mahasiswa yang mengenakan peci bertuliskan HMI ini pun mencoba mendrobrak pintu pagar kementerian. Namun saat hendak mendobrak puluhan aparat keamanan yang sejak pagi hari berjaga mencoba membubarkan massa HMI dengan cara menembakan gas air mata.

Melihat aparat menembakkan Gas Air Mata, sebagian mahasiswa mencoba untuk melawan dengan melemparkan kembali gas air mata ke arah aparat keamanan. Akibatnya, aparat keamaanan mengejar puluhan mahasiswa dan menangkap 8 orang yang diduga propokasi.

Sesaat setelah menangkap, puluhan aparat pun mencoba melampiaskan kemarahan dengan memukuli ke 8 mahasiswa yang ditangkap itu.

Hingga berita ini diturunkan, ke 8 yang ditangkap tadi masih dalam proses pemeriksaan oleh aparat keamanan dan pihak Kementerian ESDM belum memberikan tanggapan atas kejadian ini.

Sebelumnya, Massa HMI datang menggunakan mobil bag. Rombongan datang pada Pukul 13.00 WIB. Mereka meminta agar Menteri ESDM Sudirman Said memperbaiki pola pembagian saham Blok Mahakam. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here