SHARE
Foto:pasardana.com

Jakarta, GEO ENERGI – Beberapa hari setelah persetujuan Amerika-Iran tentang nuklir, Iran mulai melirik perubahan aturan tentang investasi dengan asing.

Kepala komite peninjauan kontrak dari Iran Mehdi Hosseini, mengumumkan (5/4) bahwa pemerintahannya akan menyingkap susunan baru pada kontrak sektor perminyakan September ini. Hosseini menambahkan pemerintah secara spesifik mencari investasi dari perusahaan asal Amerika Serikat dan Eropa.

Ini jelas-jelas sinyal dari kesempatan dengan pontesial yang besar untuk pengusaha energi dan minyak (E&P). Lapangan minyak dan gas Iran telah terbukti (proven), punya potensi geologi yang tinggi, dan sedikit menggunakan eksplorasi modern–dengan latar belakang investasi asing pada sektor perminyakan yang dibatasi lebih dari beberapa dekade hanya untuk “kontrak jasa resiko”, dimana perusahaan memberi dana untuk pengembangan tapi dilarang untuk memiliki cadangan tersebut. Hal ini menyebabkan banyak investor asing yang mengacuhkan lapangan minyak Iran.

Akan tetapi saat ini pemerintah Iran telah mengindikasikan perubahan di tahun ini. Dengan catatan kontrak perminyakan diatur ulang agar lebih menarik, termasuk kepemilikan cadangan minyak dan gasnya.

Pengumuman persetujuan pro-Barat minggu ini oleh Iran juga menyarankan kesempatan dari sumber energi lainnya. Pertambangan, misalnya, di mana Iran memiliki potensi pertambangan kelas dunia dari tembaga porfiri hingga emas.
Namun investasi tersebut tergantung dari hasil persetujuan tentang nuklir Amerika-Iran, dimana akan terlanjut selama masih ada perdamaian di antara keduanya. (GDH/OP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here