SHARE
Foto: Septy/Geo Energi

Jakarta, GEO ENERGI – Terkait dengan mekanisme penetapan harga Bahan Bakar Minyak yang cenderung fluktuatif dan dapat berubah dalam waktu singkat, Marwan Batubara, Pengamat Energi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesian Resource Studies mengatakan bahwa penetapan harga BBM memang harus ditentukan dengan jelas.

Periodisasi penentuan harga yang jelas, dikatakan Marwan, akan mengurangi tindak kecurangan yang dilakukan oleh beberapa politisi ataupun petinggi negara. Karena selama ini, ia menilai penetapan harga, penetapan subsidi menjadi isu-isu yang seksi yang sering digunakan oleh pemangku kekuasaan untuk melanggengkan kekuasaannya.

“Saya lihat kalau kita bandingkan dulu, ya tahun 2005, 2008, 2011. 2005 itu knaikan harga mencapai 87%. Kenapa sampai begitu? Karena pada tahun 2004 itu Megawati sebagai presiden tidak menaikkan harga yang mestinya naik karena waktu itu mau pemilu. 2008 SBY menurunkan harga padahal harga pada saat itu tidak harus turun. Itu juga dilakukan karena mau pemilu. Jadi, kalau tidak diatur kapan naik turunnya harga, yang korban itu kita. Kenapa? Karena kalau banyak pencitraan politik yang diutamakan, kita tidak punya sistem. Mumpung jadi penguasa lalu ingin mempertahankan kedudukan lalu dikorbankanlah masalah subsidi, agar tidak dinaikkan padahal seharusnya naik. Buktinya inflasinya 17% waktu pak sby baru memerintah. Kenapa karena harga itu naik 87%. Nah sekarang baru naik 3-5% kita ribut” ungkap Marwan seusai acara Energi Kita di bilangan Jakarta Pusat, Minggu (05/04).

Jadi, Marwan menyimpulkan, periodisasi penetapan harga BBM yang berkisar antara 2 minggu sampai dengan satu bulan ini tidak menjadi masalah yang berarti apabila dilakukan Pemerintah dengan cara yang transparan, mendetail dan tidak terkesan ditutup-tutupi.

“Nah, di sini saya kira sepanjang pemerintah menjelaskan dengan baik, lalu transparan, lalu dinyatakan untuk apa saya kira tidak terlalu masalah. Selama orang-orang di partai politik pun tidak memanfaatkan ini untuk menjatuhkan satu sama lain. Jangan malah ini jadi kombinasi. Sudah pemerintahnya tidak becus, tidak transparan, ditambah lagi dari politisi. Korbannya kita. Jadi transparansi itu sangat penting,” tandasnya. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here