SHARE
Foto: Affan/Geo Energi

Jakarta, GEO ENERGI – Kementerian Perdagangan mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan terkait Letter of Credit (LC) Nomor 04/M-DAG/PER/1/2015 Tentang Ketentuan Penggunaan Letter of Credit untuk Ekspor Barang Tertentu. Menteri ESDM, Sudirman Said mengaku jika seluruh transaksi ekspor migas sudah tercatat dan memenuhi kaidah-kaidah yang ditetapkan.

“ Eksport migas, dari segi pencatatan sebetulnya sangat aman ini artinya situasi ekspor migas sudah match atau sudah memenuhi requirement yang sudah dipersyaratan peraturan Menteri Perdagangan,” ujar Menteri ESDM seperti dilangsir dari situs resmi Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Lebih lanjut Sudirman menjelaskan, dengan persyaratan yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan, seluruh kegiatan eksport migas seperti, alokasi ekspor kemana, harganya berapa sampai asalnya darimana itu semuanya tercatat dengan baik di berbagai institusi pemerintah seperti di SKK Migas mencatat, Bea Cukai mencatat dan Bank Indonesia.

Terkait dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Perdagangan terkait Letter of Credit (LC) Nomor 04/M-DAG/PER/1/2015 Tentang Ketentuan Penggunaan Letter of Credit untuk Ekspor Barang Tertentu, Menteri ESDM menghormati dan tidak ada sesuatu yang perlu dipertanyakan namun demikian dari sektor migas ada beberapa konsen yang pertama bahwa migas ini dalam lima tahun terakhir ekspornya rata-rata USD 30 milyar suatu jumlah yang sangat signifikan, yang kedua jumlah pembeli migas itu tidak terlalu banyak, ketiga mereka adalah para pembeli yang punya reputasi baik yang bertransaksi dengan negara kita sudah puluhan tahun lamanya, jadi mereka terbukti menjadi sebagai buyer yang bonafid yang kredible yang memenuhi seluruh ketentuan. ‎(REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here