SHARE
Foto: Gadih/Geo Energi

Jakarta, GEO ENERGI – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) merasa tidak terlalu dibebani dengan kondisi harga bahan bakar minyak yang naik. Hipmi pun optimis mampu membantu pemerintah untuk menutupi kelangkaan listrik di beberapa daerah.

“Untuk sekarang kami masih menerima kenaikan harga bbm. Karena jika dilihat harga bbm sekarang ini masih rasional. Asalkan jangan sampai terjadi kelangkaan,” ujar Direktur Umum Terpilih Hipmi Bahlil Lahadalia pada kesempatan konferensi pers jelang pelantikan pengurus Hipmi di gedung Palma One, Jakarta (1/4).

Menanggapi masalah kelangkaan listrik, Bahlil berpendapat bahwa persoalan listrik memang masalah nasional. Untuk membantu usaha pemerintah membangun pembangkit listrik kader-kader Hipmi sudah ada yang fokus dalam pembangunan power plant.

“Ada kader Hipmi yang membangun power plant di Sulawesi Selatan dengan kapasitas 2×125 MW. Ada juga kader kami yang membangun di Lahat, Sumatera Selatan dengan kapasitas 2×200 MW,” jelas Bahlil. (GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here