SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI– Atma Jaya Innovation Award 2015 adalah ajang bagi segenap sivitas akademika untuk menjaring praktik-praktik dan ide-ide inovatif, kreatif dan konstruktif yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan dan proses kerja dan lingkungan Atma Jaya. Award ini pertama kali dikompetisikan pada 2015 dalam rangka Lustrum XI Atma Jaya dengan diawali Lokakarya Innovation Award, 31 Maret 2015.

Tema lokakarya adalah “Think Creative & Act Innovative” dengan pembicara Yoris Sebastian, Pemenang British Council’s International Young Creative Entrepreneur Award, Asia Pacific Entrepreneur Award Winner (Most Promising Entrepreneurs), dan Winner of Young Marketer Award. Setelah acara ini, para peserta diberi deadline penyerahan proposal tanggal 11 April, pengumuman finalis tanggal 17 April, coaching finalis tanggal 21 April, batas waktu proposal final tanggal 21 Mei, kompetisi final tanggal 28 Mei, dan pengumuman pemenang tanggal 1 Juni 2015.

Ronald Sukwadi, Ph. D – Ketua Panitia Atma Jaya Innovation Award menyatakan, kompetisi ini mengadopsi definisi secara luas. Hal ini sengaja dilakukan dengan tujuan membuka pintu selebar-lebarnya pada berbagai kemungkinan bentuk inovasi dan menjaring sebanyak mungkin praktik maupun gagasan inovatif dari para pemangku kepentingan dalam komunitas internal Atma Jaya.

Kompetisi ini memperebutkan hadiah berupa uang tunai 50 juta rupiah, dengan dua kategori yaitu ide inovatif dan praktek inovatif. Ide inovatif yaitu masih berupa gagasan namun sudah terkonsep dengan baik dan memiliki peluang aplikatif yang tinggi. Sedangkan praktik inovatif yaitu sudah diterapkan dan sudah terbukti keunggulannya di lingkungan Atma Jaya. Praktik ini sudah diujicoba dan memungkinkan untuk digunakan ditempat lain.

Atma Jaya mengajak segenap sivitas akademika untuk semakin bersyukur, berbagi, dan berkontribusi bagi bangsa dengan menyumbangkan ide dan praktek inovatif bagi perkembangan Unika Atma Jaya ke depan. Hal ini selaras dengan tema Lustrum XI “Bertumbuh Bersama Bangsa”. “Saya yakin, setiap warga Unika Atma Jaya memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif yang bisa disumbangkan bagi organisasi. Sehingga semua bisa maju bersama,” tutup Steve Ginting.(HER)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here