SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Nasib harga minyak global ditentukan dari hasil negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran perihal progam nuklir Iran yang diadakan di kota Lausanne, Swiss, minggu ini.

Negosiasi ini mempertemukan United State Secretary of State John Kerry yang merupakan delegasi dari Amerika Serikat dengan Mohammad Javad Zarif, perwakilan dari Iran.

Pertemuan ini direncanakan dengan tujuan untuk menegosiasi program nuklir milik Iran, dimana negara P5+1 dan Iran berharap akan adanya kesepakatan yang mampu memuluskan jalan untuk perdamaian bersejarah dalam hubungan antar negara-negara tersebut.

Meskipun senjata nuklir yang saat ini berkembang pesat menjadi isu utama, salah satu efek samping yang signifikan dari negosiasi akan menjadi efek tersendiri untuk harga minyak. Ini dikarenakan Iran yang merupakan salah satu anggota OPEC dan produsen minyak terbesar yang diakui dunia, masih memiliki pengaruh penting untuk pasar minyak bumi.

Kesepakatan tentang nuklir akan sangat baik untuk perdamaian inyernasional. Banyak harapan agar Amerika dan Iran mampu menyatukan perbedaan mereka. Akan tetapi, jika gagal dalam mencapai kesepakatan maka akan menaikkan tensi antar Iran dan Barat. Apapun hasilnya, tetap akan mempengaruhi harga minyak dunia. (GDH/OP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here