SHARE
Foto: Affan/Geo Emergi

Jakarta, GEO ENERGI – Progres kerjasama PT. Aneka Tambang (ANTAM) Tbk dengan Ocean Energy untuk mengembangkan proyek pabrik nikel di Halmahera Timur, Maluku Utara, kini sudah memasuki tahap penyediaan lahan.

Proyek antar keduanya dimulai dari tanda tangan Investment Head of Agreement yang dilakukan oleh Direktur Pengembangan ANTAM Hendra Santika dan Managing Director Ocean Energy Ren Jianhua di Jakarta pada 9 Desember 2014 lalu.

Selanjutnya pada tanggal 25 Maret kemarin ANTAM sudah menandatangani kontrak kerjasama dengan Ocean Energy.

“Tahap MoU sudah dirilis, sekarang sedang ada pada tahap negosiasi penyediaan lahan,” kata Direktur Utama ANTAM Tedy Badrujaman yang baru diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. ANTAM (31/3).

Kerjasama antara ANTAM dan Ocean Energy mencakup pengembangan pabrik nickel pig iron (NPI) dalam dua tahap. Pabrik NPI tersebut diperkirakan akan memproduksi 300.000 metrik ton NPI secara keseluruhan dengan estimasi biaya proyek sebesar US$280 juta. Kerjasama ini juga mencakup pengembangan proyek baja nirkarat. Pendanaan proyek akan berasal dari Ocean Energy dengan dukungan teknologi dari Taizhou YongXing Alloy Material Technology Co., Ltd. dari Tiongkok.

Kontribusi ANTAM akan diberikan dalam bentuk keahlian penambangan, pengembangan lahan serta pengembangan fasilitas dan infrastruktur.

Kerjasama ini merupakan upaya ANTAM untuk meningkatkan nilai cadangan nikel Indonesia yang besar serta mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
(GDH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here