SHARE
Istimewa

Jakarta, GEO ENERGI – Politisi PDIP Hendrawan Supratikono mengusulkan akan mengajukan hak interpelasi terkait dengan kenaikkan harga BBM. Menurutnya pemerintahan Jokowi tak transparan dalam membuat kebijakan kenaikkan harga Premium dan Solar pada 28 April 2015.

“Kalau saya mengusulkan untuk mengajukan hak interpelasi. Karena tidak transparan dalam kenaikkan harga BBM,” tegas Hendrawan kepada Geo Energi, Rabu (1/4).

Menurutnya, kenaikkan BBM dilakukan tanpa ada konsultasi terlebih dahulu dengan anggota dewan. Sehingga, Hendrawan yang juga insiator hak angket Century pada DPR periode 2009-2014 ini menilai, pemerintah tak bisa membuat keputusan sepihak tanpa melibatkan DPR.

Ketika ditanyakan, apakah hak angket ini akan berujung pada pemakzulan Jokowi dari jabatannya, Hendrawan menjawab, “Janganlah kita membentur-benturkan kita dengan pemerintah.”

Penyerahan harga BBM kepada mekanisme pasar ini mengundang reaksi keras dari kalangan politisi Senayan, khususnya anak buah Megawati di Fraksi PDIP.

Sebelumnya, anggota Fraksi PDIP RI, Effendi MS Simbolon menyatakan siap menjadi inisiator terkait penentuan harga BBM. Dia bilang, jika usulan angket itu lolos maka para mafia BBM akan terbongkar.

“Saya mendeklrasikan diri sebagai inisiator hak angket DPR terhadap Presiden Jokowi tentang pengelolaan dan melepas BBM kepada mekanisme pasar bebas,” kata Effendi.

Menurutnya, banyak hal misterius tentang tata kelola BBM yang bisa diungkap ke publik. Effendi menegaskan, permainan dalam bisnis BBM jelas-jelas telah menyengsarakan rakyat banyak.

Mantan pimpinan Komisi VII DPR itu. menegaskan, dirinya hanya mau membuka para mafia BBM dalam forum rapat hak angket. Sehingga, dia memiliki hak imunitas sebagai anggota DPR dan tidak mudah dikriminalisasi.

“Saya akan tunjuk hidung orang dan mengungkap perbuatannya yang menyengsarakan rakyat Indonesia dengan cara memperalat BBM,” tegasnya. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here