SHARE
Foto: frontroll.com

Jakarta, GEO ENERGI – Terkait dengan datangnya pihak mantan karyawan PT ANTAM (Persero) Tbk. menemui pimpinan DPR RI siang tadi, Ketua Komisi IX Dede Yusuf juga ikut mendampingi Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang industri dan Pembangunan (Korinbang), Agus Hermanto di ruang rapat Pimpinan DPR RI, di Senayan, Rabu (01/04). Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Dede Yusuf sebagai Ketua Komisi IX yang menaungi persoalan Ketenagakerjaan berjanji akan segera melakukan rapat gabungan dengan Komisi VI yang menaungi perusahaan Badan Uusaha Milik Negara (BUMN) dan Bidang Perindustrian.

“Menindaklanjuti audiensi ini, Komisi IX akan segera menggelar rapat gabungan dengan Komisi VI yang menaungi BUMN dan Bbidang Perindustrian untuk membahas berbagai permasalahan yang terjadi antar pihak BUMN dengan karyawan ataupun Eks karyawan sebagaimana yang dialami oleh Eks Karyawan PT ANTAM ini. Kebetulan belum lama ini beberapa BUMN juga telah menerima tambahan modal dari negara. Hal ini tentu dapat mempengaruhi hubungan kerja antara BUMN dan para karyawannya,” ujar Dede Yusuf seusai acara audiensi di Senayan, Rabu (01/04).

Dede Yusuf juga mengatakan bahwa sebagaimana yang diketahuinya, PT ANTAM memang sempat merugi hingga lebih dari Rp 700 Milyar. Hal iniah yang disinyalir menyebabkan pengelolaan perusahaan yang kurang baik hingga berpengaruh pada harga saham perusahaan tersebut turun.

“Kemungkinan besar karena merugi itulah, PT ANTAM saat itu melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara besar-besaran di beberapa wilayah termasuk juga di Pulau Gebe, Halmahera, Maluku Utara,” katanya. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here