SHARE
Foto: Albert/Geo Energi
Jakarta, GEO ENERGI – Dalam Konferensi Pers yang dilakukan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. atau PT BA siang tadi, Joko Pramono, Sekretaris Perusahaan PTBA mengatakan bahwa diluar dua PLTU milik sendiri yamg dibangun untuk memenuhi kebutuhan internal perusahaannya, yang masing-masing PLTU Tanjung Enim 3×10 MW di mulut tambang di Tanjung Enim dan PLTU Pelabuhan Tarahan 2×8 MW di Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung yang sudah beroperasi, PT BA terus mengembangkan sayap bisnisnya ke sektor lainnya.
Tahun 2014 PTBA telah mendirikan sebuah anak perusahaan barubernama PT Bukit Multi Investama (BMI) yang operasinya bersifat multi bisnis. selanjutnya, PT BMI mengakuisisi dan mendirikan anak perusahaannya yang merupakan perusahaan afiliasi bagi PTBA, masing-masing PT Bumi Sawindo Permai yang bergerak di sektor perkebunan sawit dengan luasan lahan sekitar 8.500 hektar dan produksi yang bisa dikembangkan lagi menjadi berbagai produk turunan, seperti bioenergi.
“”Perkebunan ini juga dilengkapi dengan PLTU berbahan bakar limbah sawit (biomassa) dengan kapasitas 1,5 MW untuk menggerakkan pabrik pengolahan sawit dan berbagai sarana serta infrastruktur perkebunan yang lainnya,” ujarnya seusai acara Konferensi Pers RUPS PTBA di Jakarta Selatan, Senin (30/3).
Selanjutnya juga, PT BMI mengakuisisi PT Satria Bahana Sarana, perusahaan yang bergerak di sektor jasa penambangan yang akan beroperasi untuk mendukung kinerja PTBA sebagai perusahaan induk. Anak perusahaan lainnya yang dibentuk PT BMI adalah PT Bukit Asam Medika yang bergerak di sektor pengelolaan rumah sakit dan poliklinik. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here