SHARE
SPBU Foto: Mersiu/EWI
Jakarta, GEO ENERGI – Terkait dengan diputuskannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah pada tanggal 27 Maret lalu dan diterapkan mulai pukul 00.00 28 Maret 2015 lalu menjadi Rp 7.300, Komisi VII menganggap bahwa hal ini tidak dikomunikasikan dengan baik kepada pihaknya sehingga sebagai wakil rakyat, pihaknya merasa keberatan. Apalagi naiknya harga BBM sebesar Rp 500 itu dinilai memberatkan banyak pihak, khususnya masyarakat perpendapatan menengah ke bawah.
Untuk meminta penjelasan akan hal itu, Komisi VII berinisiatif untuk melakukan pemanggilan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada hari ini, Senin, 30 Maret 2015.
“Kami memanggil Menteri beserta jajarannya juga pihak Pertamina dalam hal meminta penjelasan terkait fungsi kami sebagai pengawas pemerintah. Karena kami nilai pemerintah ini melangkahi kami sebagai wakil rakyat,” ujar Kardaya saat ditemui di bilangan Jakarta Pusat, Minggu (29/3).
Komisi VII menjadwalkan pemanggilan Menteri ESDM pada pukul 14.00 siang tadi. Akan tetapi, Menteri ESDM baru memenuhi penggilan tersebut pada pukul 16.00. Saat berita ini diturunkan, rapat kerja Komisi VII dengan Kementerian ESDM dan Pertamina masih berlangsung. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here