SHARE
Foto: karawangtoday

JAKARTA, GEO ENERGI – Meskipun mendapat banyak tentangan, namun Kementerian Perhubungan akan tetap melanjutkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Krawang, Jawa Barat.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, JA Barata mengatakan, berdasarkan foto lokasi saat ini hanya terdapat ada dua anjungan lepas pantai dan daerah alur laut di sekitarnya masing kosong, sehingga dia menyarankan kepada pihak yang merasa keberatan disarankan agar melihat lapangan terlebih dahulu.

“Pembangunan Pelabuhan ini adalah bagian dari Program Penurunan Biaya Logistik Nasional dalam Jangka Panjang yang juga sesuai arahan Presiden dan Wakil Presiden,” kata Barata dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/3).

Keterangan ini sekaligus menjawab keberatan PT Pertamina (Persero) karena proyek itu berdekatan dengan lokasi pengeboran BUMN tersebut.

Dijelaskannya, pembangunan itu dilakukan oleh pihak swasta murni tanpa menggunakan APBN mengingat dana APBN terbatas untuk pembangunan daerah tertinggal/terpencil.

Barata menambahkan, Pelabuhan Cilamaya bukan proyek Kemenhub tapi inisiatif yang dimotori Bappenas. Disamping Bappenas, dan masuk dalam program prioritas MP3EI. Pelaksanaannya juga melibatkan berbagai Kementerian termasuk Kementerian PU (menyangkut akses jalan), Kementerian ESDM, PT Pertamina yang dikoordinasikan oleh Kantor Menko Perekonomian pada Kabinet yang lalu. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here