SHARE
Foto: Tata Memorial Centre

Jakarta, GEO ENERGI – International Atomic Energy Agency (IAEA) Director General Yukiya Amano berterima kasih kepada India, salah satu negara berkembang, atas dukungannya dalam pengembangan program cancer control menggunakan teknologi nuklir.

Pada kunjungan ke rumah sakit kanker Tata Memorial Centre di Mumbai Amano mengatakan, “Kanker sudah mulai mewabah di negara berkembang, tapi masih sangat kurang sumber energi untuk mengatasinya. Memiliki fasilitas yang tepat dalam mengatur, atau bahkan mengobati kanker, dapat menyelamatkan ribuan orang dari penyakit fatal ini.”

India menyumbangkan mesin radioaktif untuk beberapa negara berkembang dan spesialis kankernya pun, termasuj dari Tata Memorial Centre, telah memberi kontribusi penting untuk penelitian IAEA dan publikasi di ranah onkologi (pengobatan tumor) yang menggunakan radiologi.

Sampai 2020, di negara menengah ke bawah angka kematian akibat kanker bisa mencapai 10 juta orang. “IAEA telah bekerja sama dengan WHO untuk membantu negara-negara untuk mengembangkan program kontrol kanker komprehensif yang sudah termasuk pencegahan, diagnosa, pengobatan dan usahan meringankan kanker,”kata Amano (26/3).

Amano memuji pencapaian Tata Memorial Centre dalam pengobatan kanker. Selama di Mumbai beliau juga mengadakan diskusi dengan Ratan Kumar Sinha, Sekretaris Departemen Energi Atom dan Direktur Komisi Energi Atom India, untuk melakukan penataran dalam hal status program energi nuklir India saat ini. (GDH/IAEA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here