SHARE
Foto:mlmagz

Jakarta, GEO ENERGI – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan produksi minyak Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, Bojonegoro, meningkat pada April 2015. Peningkatan itu mencapai 75 ribu barel per hari .

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, meningkatnya produksi lantaran Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, menyetujui permohonan Analisis dan Dampak Lingkungan (Amdal) gas buang atau flare.

” Bulan April akan meningkat produksinya. Peningkatan protersebut di atas rencana kerja dan anggaran atau Work Plan and Buget (WPNB) yang dipatok 165.000 bph,” kata Sudirman saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor SKK Migas, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Dengan adanya tambahan produksi, kata Sudirman, lifting nasional yang diputuskan dalam APBN Perubahan 2015 sebesar 825 ribu bph akan tercapai.

” Blok ini  (Cepu) akan menjadi harapan terakhir pemerintah untuk mencapai lifting, karena blok ini mbisa menutupi 20 persen produksi minyak nasional. Dengan begitu, kita merasa target lifting kita akan tercapai,” jelasnya.

Produksi Cepu saat ini hanya sebesar 40 ribu bph, namun pucak produksi akan mencapai 205 ribu bph pada Oktober mendatang.

Untuk diketahui, proyek Banyu Urip telah molor sejak awal pemerintahan.Hal itu dikarenakan, masalah-masalah sosial yang ada dilapangan membuat proyek itu menjadi mundur.  (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here