SHARE
Foto:islamtimes

Jakarta, GEO ENERGI – Setelah serangan udara Arab Saudi di Yaman (26/3) harga minyak dunia meningkat. Ini dikarenakan adanya ketakutan akan ketidakstabilan Timur Tengah.

Konflik tersebut dipicu oleh keputusan Arab Saudi untuk memerangi pemberontak Shia yang berusaha menjatuhkan pemerintahan Yaman, yang didukung Saudi. Saudi beraksi untuk membela pemerintahan sah Yaman yang dipimpin oleh Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi.

Serangan mendadak dari Arab menyebabkan harga minyak melonjak. Kini WTI sudah melebihi $50 untuk pertama kalinya di beberapa minggu terakhir. Harga minyak dunia sekarang naik 13 persen terhitung dari minggu lalu.Minyak mentah Brent ditutup menjadi US$59,19 per barel, naik US$2,74 (OP).

“Pasar langsung bereaksi cepat dan kondisi dramatis yang sedang teejadi di Yaman telah menimbulkan kekhawatiran akan adanya gangguan pasokan minyak di Timur Tengah,” jelas analis Phil Flynn. (GDH/VIV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here