SHARE
Foto: Albert/Geo Energi
Jakarta, GEO ENERGI – Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mendukung adanya gugatan terhadap PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara ke pengadilan. Dia menilai pemberian perpanjangan izin ekspor bahan konsentrant menabrak perundangan dan peraturan tentang Minerba.
“Gugatan itu bisa jadi mengingatkan pemerintah bahwa rakyatnya ingin negara kita berdaulat jangan sampai peraturan yang sudah dibuat itu dikangkangi oleh pemerintah sendiri untuk memenuhi kepentingan asing,” tegas Marwan kepada Geo Energi, Kamis (26/3).
Dia mengaku heran dengan pemerintah yang kerap menngakomodasi kepentingan asing di sektor Minerba. Terbitnya berbagai peraturan dan perundangan yang membatasi keberadaan perusahaan asing sering dikangkangi sendiri oleh pemerintah.
“Jika sudah berhadapan dengan Newmont dan Freeport apapun yang sudah diatur dan apapun yang sudah dibikin seperti undang-undang Minerba yang sudah disiapkan selama lebih dari 5 tahun, lalu begitu jadi, seenaknya tidak dijalankan jika sudah berhadapan dengan kedua perusahaan asing itu,” jelas Marwan.
Seperti diketahui Koalisi Rakyat Pembela Trisakti dan Nawacita menggugat Presidem Jokowi terkait perpanjangan izin ekspor bahan tambang mentah kepada Freeport dan Newmont. Koalisi ini menilai pemberian izin melalui nota kesepahaman (MoU) kepada perusahaan milik Amerika Serikat ini melanggar undang-undang. (RBW) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here