SHARE
ist

Jakarta, GEO ENERGI – Ikutnya PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) dalam skema tender pengadaan minyak oleh Integrated Supply Chain (ISC), diharapkan bisa menjadikan perusahaan itu profesional dan transparan.

“Kita harap dengan ikutnya Petral, bisa menjadi perusahaan yang profesional dan transparan. Petral menjadi salah satu pengikut tender, sehingga Petral juga harus berusaha mendapatkan harga dan produk minyak mentah yang paling kompetitif dengan Pertamina dan volume yang baik untuk Pertamina,” ujar Vice President Corporate Communication Wianda Pusponegoro di Jakarta, Senin (23/3).

Dia mengatakan, seluruh perusahaan termasuk Petral harus mengikuti proses tender pengadaan minyak impor tersebut. Bahkan Petral sendiri pun ikut dalam tender tersebut.

“Para pemenang tender yang diundang sudah memenuhi kualifikasi atau mitra yang terpilih oleh ISC, diantaranya dia juga harus punya permodalan tidak kurang dari 500 juta dollar,” jelas Wianda.

Dijelaskannya, semua perusahaan yang masuk akan diseleksi, perusahaan mana yang bisa menyediakan produk atau bahan baku yang sesuai dengan permintaan Pertamina. Nah, dari situ akan dipilih mana yang berhak menjadi pemenang tender.

“Setelah tahu kualitas produk yang ditawarkan, berapa volumenya, berapa harganya, baru kami (Pertamina) bisa tahu nama dan asal perusahaan tersebut,” pungkasnya.

Wianda mengakui, perubahan skema tender minyak ISC memberikan nilai efisiensi yang cukup besar. Perubahan skema ini, diperoleh penghematan sekitar 30 juta dollar AS per bulan. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here