SHARE
Yas
Yas
                                                                                                                                                                                      Yas

Jakarta, GEO ENERGI – Schneider Electric, perusahaan global di bidang pengelolaan energi, siang tadi menyelenggarakan seleksi final edisi kelima Go Green In the City 2015, sebuah kompetisi global yang berfokus pada solusi energi inovatif untuk mewujudkan smart cities. Setelah melalui seleksi yang ketat, empat tim finalis dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia telah terpilih sebagai finalis.

Siang tadi, ke empat finalis yaitu tim AIE dari Universitas Telkom dengan konsep Train Technology, tim Falcataria dari Universitas Gajah Mada dengan konsep Icology App, tim Ijo Royo-Royo dari Institut Teknologi Sepuluh November dengan konsep Thermoelectric, dan tim Midak Midik dari Universitas Atma Jaya dengan konsep Midak Midik ( Pengubahan energi gerak menjadi energi listrik) telah memaparkan konsep lengkapnya di depan para dewan juri yang terdiri dari Riyanto Mashan selaku Country President Schneider Electric Indonesia, Maritje Hutapea selaku Direktur Konservasi Energi Direktorat Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi KESDM dan juga Prof. Yohanes Surya, Phd selaku Dewan Pembina Yayasan Surya Institute.
Go Green In the City merupakan program tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2009 yang bertujuan mengajak seluruh mahasiswa jurusan bisnis dan teknik di seluruh dunia untuk menciptakan solusi kreatif dalam menciptakan berbagai inovasi yang memungkinkan pengkonsumsian energi secara lebih cerdas dan efisien.
Kompetisi ini digelar atas dasar isu kelangkaan energi yang kini merupakan satu masalah yang kian mengancam di seluruh dunia, salah satunya disebabkan oleh pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat sehingga konsumsi energi per kapita yang semakin tinggi pula. Oleh karena itu dibutuhkan berbagai  solusi cerdas dan ramah lingkungan dalam hal memaksimalkan efisiensi energi.
“Program Go Green In the City merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mendorong berbagai inovasi guna memaksimalkan penggunaan energi khususnya di daerah perkotaan sebagai pengkonsumsi energi terbanyak,” ujar Riyanto Mashan dalam acara Konferensi Pers Go Green In the City di Sovereign Plaza, Jakarta, Selasa (17/3).
Riyanto menambahkan, bahwa pihak Schneider berkeyakinan seluruh rangkaian ide yang dibuat oleh para finalis ini dapat menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara yang layak diperhitungkan dalam kancah Internasional.
“Kami yakin bahwa rangkaian ide dan inovasi solusi efisiensi energi yang dimiliki mahasiswa Indonesia dapat membawa negara ini menjadi salah satu negara yang layak diperhitungkan dalam hal konsep efisiensi energi di mata dunia. Para akhirnya, kami harap program ini akan melahirkan para tenaga kerja muda yang menghasilkan ide-ide dan solusi batu yang akan membuat kota kita lebih berkelanjutan,” katanya. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here