SHARE
beritaheadline
beritaheadline
                                                                                                                                                                  beritaheadline

Jakarta, GEO ENERGI – Direktorat Jendral Ketenaga Listrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengaku cadangan listrik yang dimiliki Indonesia saat ini masih tergolong minim. Hal itu disebabkan banyak pembangkit listrik yang rusak dan tak mampu menghasilkan listrik.

Melihat kondisi tersebut Direktur Jendral (Ditjen) Ketenaga Listrikan, Jarman mengatakan, pihaknya akan membuat cadangan listrik menjadi 50 persen.

“ Memang sitem ketenagalistrikan itu harusnya cadangan itu 30 persen, jadi kalau ada gangguan, sistem masih tetap ada. Jadi kami akan buat semua sistem juga luar jawa 30 sampai 50 persen,” ungkap jarman di Jakarta, Jumat (13/3/2015) kemarin.

Jarman mengungkapkan, dari 22 sistem jaringan listrik yang ada saat ini, baru 8 persen jaringan yang beroperasi secara maksimal.

“Cadangan itu dihitung per sistem. Bukan nasional. Sekarang kalau dilihat dari 22 sistem yang sudah normal, dan sudah aman dengan cadangan 30 persen itu ada 8 sistem. Selain itu, jawa itu satu sistem. Ada lagi Batam, Sulawesi dan Kalimantan Timur. Itu normal,” katnya.

Agar pengoperasian pembangkit maksimal, Jarman mengaku pemerintah akan menggenjot pembangkit agar ke 14 sistem yang belum memiliki cadangan listrik terhindar dari pemadaman. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here