SHARE
Albert
Albert
                                                                                                                                                                            Albert

Jakarta, GEO ENERGI – Wakil Presiden Jusuf Kalla menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 54 ribu megawatt (MW) dalam 10 tahun untuk memenuhi kebutuhan rakyat listrik Indonesia.

“Lebih dari satu abad, PT PLN (Persero) membangun 25 ribu MW. Kita harus membangun dalam 10 tahun dua kali lipat dari itu,” kata Kalla saat membuka Musyawarah Nasional VI Masyarakat Kelistirkan Indonesia, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (12/3)

Proyek pembangkit 54 ribu MW tersebut tidak hanya digarap PLN tapi juga melibatkan pengembang listrik swasta (Independent Power Producer/ IPP). Adapun dana yang dibutuhkan mencapai Rp 500 triliun, namun jika mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tidak cukup.

Untuk itu, pemerintah mengajak swasta mewujudkan target tersebut. “Karena ekonomi dan bisnis menguntungkan, maka dilibatkan swasta. APBN tentu tidak kuat, shingga swasta harus ikut serta,” pungkasnya. (FAT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here