SHARE

bp-energy-outlook-2035Jakarta, GEO ENERGI – Melemahnya pasar energi global dalam beberapa waktu ke belakang tidak menjadikan permintaan terhadap sektor energi juga melemah. Sebaliknya, BP Energy Outlook 2035 dalam edisi terbarunya memprediksikan bahwa permintaan energi dalam skala global akan terus meningkat sebesar 37% atau rata-rata 1,4% per tahun.

Hal ini didorong oleh ekspansi ekonomi yang sedang berlangsung di Asia, khususnya di Tiongkok dan India. The Outlook yang baru diluncurkan pada 17 Februari lalu di London inimengacu pada tren energi jangka panjang dan mengembangkan proyeksi untuk pasar energi dunia selama dua dekade ke depan.

“Selama tiga tahun harga minyak terlihat stabil dengan harga yang tinggi, merosotnya harga dalam beberapa bulan terakhir menjadi peringatan bahwa kondisi pasar energi kerap berubah,” ujar Spencer Dale, BP Group Chief Economist dalam jumpa pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).

The Outlook memproyeksikan bahwa permintaan minyak akan meningkat terus hingga tahun 2035 mendatang. Melemahnya pasar minyak, yang saat ini lebih disebabkan oleh pertumbuhan yang kuat dari produksi minyak serpih di Amerika Serikat, akan berlangsung selama beberapa tahun ke depan. Namun setelah itu pertumbuhan minyak serpih akan mulai melemah dan produksi minyak Timur Tengah akan kembali mendominasi.

“Perkembangan energi global akan mengalami masa-masa sulit kemudian akan seimbang lagi. Hal ini akan berlangsung selama beberapa tahun, tetapi tidak akan sampai 20 tahun mendatang,” kata Spencer. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here