SHARE
fiskal.co.id
fiskal.co.id
                                                                                                                                                                           fiskal.co.id

Jakarta, GEO ENERGI – Demi mempertahankan energi nasional, pemerintah berencana membangun 2 buah kilang dengan skema kerja sama antara pemerintah dan swasta (KPS), yang nantinya murni dibangun oleh pihak swasta.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Nyoman Wiratmaja mengatakan, rencananya pembangunan kilang minyak ini akan dilakukan pada bulan September 2016. Dimana lokasi pembangunan kilang minyak akan dibangun di daerah Bontang, Klimantan Timur.

“Pertamina akan bertindak sebagai offtaker kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari tersebut,” kata Wira dikutip dari situs Ditjen Migas, Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Wiratmaja mengungkapkan, nantinya pembangunan kilang baik itu lahan dan kilangnya sendiri, dibangun oleh investor Timur Tengah, dimana lokasinya berada di daerah Pulau Jawa. sedangkan kapasitasnya akan mencapai 150 ribu barel per hari.

“Minyak mentah dari Timur Tengah sudah ada komitmen jual beli minimal 20 tahun. Lebih dari itu boleh. Berdasarkan studi pembangunan kilang swasta ini cukup ekonomis karena pembelian minyaknya antar pemerintah, jadi ada diskon,” ungkapnya.

Untuk diketahui, rencana pembangunan kilang ini untuk memenuhi kebutuhan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri yang semakin hari mengalami peningkatan sebesar 1,257 juta barel atau 1,1157 juta barel perhari. Dimana produksi minyak yang dapat diolah baru mencapai 649 juta barel perhari. Dengan adanya pembangunan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan BBM Indonesia mencapai 608 ribu barel per hari. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here