SHARE
Noer Ardi
Noer Ardi
                                                                                                                                                                  Noer Ardi

Jakarta, GEO ENERGI – Direktur Pembinaan dan Program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Cahyono Adi mengatakan, pemerintah dalam waktu dekat akan menerapkan sistem distribusi tertutup gas elpiji ukuran 3 kilogram.

“Dalam waktu dekat distribusi tertutuo akan dicoba diterapkan. Untuk itu kami meminta kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan peranannya dalam pelasanaan kebijakan ini,” ujar Agus dalam diskusi “Energi Kita” di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta, Ahad (8/3).

Sejauh ini kata Agus, pihaknya sedang mengkaji cara pendistribusian yang pas agar gas elpiji ukuran 3 kg ini tepat sasaran. Salah satunya melalui kartu kendali. “Pemakaian kartu kendali sedang kita kaji,” ujarnya.

Rencana pemerintah mendapatkan kritikan dari komisi VII DPR RI. Katua Komisi VII DPR RI Kardaya Wardika menilai, penerarapan sistem distribusi tertutup ini tidak akan menyelesaikan masalah yang terjadi.

“Penerapan sistem subsidi tertutup tidak akan efektif. Ini kebijakan pemerintah yang hanya ingin menyerderhanakan persoalan,” kata dia.

Kardaya juga menilai bahwa sistem ini harus benar-benar diawasi oleh pemerintah agar tidak terjadi kebocoran. “Kata pembatasan itu kan sama dengan kata penjatahan. Penjatahan itu tak cocok lagi dalam negera demokrasi, jadi seperti kembali pada tahun 1965,” ujar dia.

Untuk itu Politisi asal Partai Gerindra ini meminta kepada pemerintah untuk secara tepat dan benar memberikan pengawasan terhadap distribusi gas yang diperuntukan bagi rumah tangga ini. Sehingga apa yang pernah terjadi dalam pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tak terulang lagi. (RBW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here