SHARE
news.viva.co.id
news.viva.co.id
                                                                                                                                                                             news.viva.co.id

Jakarta, GEO ENERGI – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengaku terus berjuang untuk mendapatkan kembali aset tanahnya yang kini diambil oleh para mafia tanah.

Ada 123 juta meter persegi atau 46 persen dari total aset yang ingin diraih kembali oleh KAI.
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan,  pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk mendapatkan kembali aset yang kini di kuasai para mafia tanah.
” Kami melakukan pendataan aset, penertiban aset, penjagaan aset yang telah kami miliki, pensertifikatan aset serta tim kami melakukan penelusuran dengan ahli sejarah hingga ke negeri Belanda, untuk mendapatkan dokumennya,” kata Edi saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Jumat (6/3/2015).
Ia mengakui, perjuangan yang dilakukan itu lantaran manajemen KAI sebelumnya kurang melakukan pengawasan aset yang dimiliki. Sehingga, setiap dilakukannya persidangan kepemilikan aset tanah pihak KAI kalah.
” KAI ini organisasi besar dan asetnya tanahnya luar biasa besar, makanya kami sedang mengumpulkan dokumen-dokukmen, agar tidak seperti masa lalu dimana kita tidak menyimpan arsip itu dengan benar,” ujarnya.
Edi memaparkan, dari data yang dimiliki KAI terakhir, jumlah aset tanah KAI sebanyak 270,6 juta meter persegi, dimana 46 persennya masih memiliki masalah. ‎Sedangkan tanah yang belum bersertifikat, mencapai 59,4 juta meter persegi, atau 22 persen dari total aset yang bermasalah. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here