SHARE
foto: beritasatu
foto: beritasatu
                                                                                                                                                                    foto: beritasatu

Jakarta, GEO ENERGI –  Pemerintah memastikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Batang, Jawa Tengah, segera terlealisasi.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursidan Baldan mengatakan, pemerintah telah menandatangani beberapa sertifikat pembebasan lahan, sehingga permasalahan sengketa lahan telah selesai 100 persen. Dengan demikian penyelesaian pembangunan PLTU dapat dikerjakan.
” Batang sudah selesai, kemarin saya sudah tandatangani lima sertifikat, berarti ada 25 sertifikat‎,” ujar Ferry saat memberikan keterangan pada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu (4/3/2015).
Ferry menjelaskan, mekanisme pembebasan lahan yang dilakukan pemerintah  meliputi metode diplomasi, di mana pemerintah mendapatkan lahan dan warga tak dirugikan.
” Intinya kan di sana, apa yang mereka inginkan, apa yang bisa kita penuhi, jadi kita dengar apa mau mereka, kemudian kita lakukan secara diplomasi ” katanya..
Dengan terselesainya pembebasan lahan, maka pemerintah akan segera menargetkan peletakan batu pertama (ground breaking) PLTU Batang, pada April 2015. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here