SHARE
pertambangan-batu-baraJakarta, GEO ENERGI – Dalam Pembukaan sekaligus hari pertama Exhibition dan Konferensi Sumatra Miner 2015, Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sumatera Selatan, Ir. H. Ruslan Bahri, MT mengatakan bahwa saat ini Sumatera adalah pulau yang menyimpan potensi cadangan batubara yang sangat melimpah. Maka dari itu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sedang menggalakkan program Sumatera Selatan untuk menjadi lumbung energi berskala nasional di tanah air.
Ruslan mengatakan bahwa Kalimantan saat ini telah habis masa eksplorasinya dan dinyatakan telah finish untuk potensi batubaranya. Sementara saat ini di Sumatera, khususnya Sumatera Selatan, baru 8% dieksplorasi. Bahkan, diungkapkan Ruslan, cadangan batubara yang ada di tanah Sumatera saat ini jika dieksplorasi dapat memenuhi kebutuhan batubara selama 400 tahun ke depan.
“Kita bicara nasional, bukan hanya bicara Sumatera. Coba bayangin, kita punya deposit batubara gila-gilaan. Kalimantan sudah finish. Kita punya potensi baru 9% digali, jadi masih sangat besar potensinya. Nah harusnya semua kita mendukung itu. Karena jika dihitung dengan deposit yang sekarang baru akan habis sekitar 400tahun lagi. Jadi itu seharusnya secara nasional dibantu dong!” ungkap Ruslan dalam acara Exhibition and Conference Sumatra Miner 2015 di Hotel Arya Duta, Palembang, Rabu (4/3).
Ruslan menjelaskan bahwa PT. Bukit Asam salah satu perusahaan tambang besar yang berada di Muara Enim juga termasuk dari 9% yang telah dieksplorasi tersebut. Jadi, cadangan batubara yang ada di Sumatera Selatan seperti di Muara Enim dan Sekayu masih memiliki potensi sangat besar untuk cadangan batubara nasional.
“Potensi terbesar di Sumsel itu ada di Muara Enim yang sudah lama dieksplorasi itu dan sekarang ini ada di Sekayu. Sekayu malah belum sama sekali dieksplor. Hal ini untuk jangka panjang. Semua elemen harus mendukung,” ujarnya. (YAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here