SHARE

pembangkit-listrik-tenaga-anginJAKARTA, GEO ENERGI – Pemerintah Jokowi-JK berencana akan membangun proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW). Pembangunan yang dimulai tahun ini hingga lima tahun kedepan, diharapkan bisa mengatasi krisis listrik di tanah air.

Untuk melancarkan proyek ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, akan berkeliling daerah dalam rangka melakukan sosialisasi. Menurutnya, program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu Mw ini membutuhkan kerendahan hati pemerintah pusat, dengan mendatangi wilayah-wilayah yang menjadi sasaran pembangunan pembangkit listrik.

“Sedikit merespon, dengan kerendahan hati, kita datangi, kita merasa punya waktu tak peduli pangkatnya apa,” ujarnya dalam diskusi “Energi Kita” di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat, Ahad  (1/3).

Menurutnya, pembangunan proyek ini dalam realisasinya bukan tanpa hambatan dan persoalan. Hambatan utama adalah pembebasan lahan.  Pasalnya, masalah ini merupakan  akar masalah yang menghambat pembangunan infrastruktur kelistrikan.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan 8 kementerian dan institusi terkait untuk dapat merealisasikannya, serta mengesampingkan ego sektoral,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MTI) Rully Ulyes Rumata mengatakan, seharusnya pemerintah melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap pembangunan pembangkit listrik 10 ribu Mw. Proyek pembangunan ini sudah 10 tahun belum juga terlesaikan seluruhnya.

“Dulu pemerintah pernah mencanangkan program pembangunan pembangkit listrik 10 ribu Megawatt. Pembangunan yang dilaksanakan dalam kurun waktu dari tahun 2004 sampai 2014, namun baru terselesaikan sekitar 80 persen,” papar Rully.

Dikatakannya, faktor yang sering menghambat proyek kelistrikan adalah masalah pembebasan lahan. Selain itu masalah kontrak dengan Independent Power Producer (IPP) atau perusahaan listrik swasta, pengadaan barang/jasa, dan proses negoisasi yang panjang.  (RBW)

foto:adipala.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here