SHARE

Ilegal loggingJakarta, GEO ENERGI – Perbuatan merusak hutan dan lingkungan dalam bentuk illegal logging merupakan kejahatan setingkat terorisme, karena dapat merusak masa depan generasi yang akan datang dan menyakiti hati rakyat.Hal tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya pada hari Kamis, 26 Februari 2015 saat memeriksa secara langsung 4 kontainer kayu jenis Merbau hasil illegal logging yang berhasil digagalkan oleh Tim Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam dan Dinas Kehutanan Provinsi Papua. Barang bukti sebanyak 4 kontainer illegal logging tersebut berasal dari Keerom dan akan dikirim ke PT. BS Surabaya. Pada saat ini proses penyidikan sedang dilaksanakan oleh PPNS Kehutanan.

Sesuai Pasal 50 Undang-undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, setiap orang dilarang untuk merambah kawasan hutan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkomitmen penuh dalam melakukan percepatan pemberantasan penebangan kayu secara illegal di kawasan hutan sekaligus peredarannya di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Kunjungan kerja Menteri LHK ke Provinsi Papua tersebut membuktikan bahwa negara hadir untuk mengatasi permasalahan. Berbagai informasi dari masyarakat berkaitan dengan adanya kegiatan penebangan kayu secara illegal dan peredarannya menjadi penting bagi Pemerintah untuk bertindak cepat menanganinya. (NA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here