SHARE

Kilang minyak BontangJakarta, GEO ENERGI– Indonesia perlu 2 kilang minyak baru untuk mengatasi defisit BBM 608.000 barel per hari. Kapasitas kilang Indonesia saat ini mencapai 1,1157 juta barel per hari. Sedangkan produksi minyak Indonesia yang dapat diolah di kilang dalam negeri hanya sekitar 649.000 barel per hari. Di sisi lain, kebutuhan BBM dalam negeri mencapai 1,257 juta barel per hari.

Sebagai upaya tingkatkan ketahana energi, pemerintah berencana mempercepat bangun dua kilang lagi. Pertama, kilang yang dibangun dengan menggandeng swasta (kerja sama pemerintah dan swasta/KPS) dan kedua, kilang yang dibangun murni oleh swasta.

Untuk kilang yang dibangun dengan skema KPS, rencananya akan dibangun di Bontang, Kalimantan Timur. Diharapkan pada September 2016 mendatang, kilang ini sudah groundbreaking. Pertamina akan bertindak sebagai offtaker kilang berkapasitas 300.000 barel per hari tersebut.

Sedangkan kilang yang akan dibangun oleh investor yang berasal dari Timur Tengah, berlokasi di Pulau Jawa dengan kapasitas 150.000 barel per hari. Kilang ini juga diharapkan dapat groundbreaking pada 2016 dan rampung dibangun akhir 2018. “Crude dari Timur Tengah dan sudah ada komitmen (jual beli) minimum 20 tahun. Lebih dari itu boleh,” papar Pelaksana Tugas Dirjen Migas IGN Wiratmaja di Gedung Plaza Centris, Jakarta, Rabu (25/2). (HER)

foto:fiskal.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here