SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Pemerintah terus menggurangi penggunaan bahan bakar minyak demi menghemat pasokan energi nasional. Untuk itu, tahun 2016 pemerintah akan mewajibkan sejumlah transportasi laut menggunakan gas alam cair.

” Kami ingin kapal-kapal angkut untuk memakai liquified Natural Gas (LNG). Saat ini masih disiapkan aturannya, sehingga tahun depan sudah bisa berjalan,” ungkap Pelaksana Tugas Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat berbincang dengan wartawan di Plasa Centris di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Ia mengungkapkan, nantinya transportasi yang diwajibkan memakai bahan bakar LNG seperti kapal ferry ataupun angkutan penyebrangan Merak-Bakauheni dan ketapang-Gilimanuk serta kapal pesial atau yacht. Pasalnya, penggunaan bahan bakar LNG lebih murah.

” Kalau nantinya mereka pakai LNG kan penggunaan BBM-nya turun sekitar 20-30 persen. Sedangkan untuk kapal mewah sendiri peraturannya masih dalam proses. Tapi pertama yang akan diterapkan di kapal angkut,” jelasnya.

Sebenarnya pemerintah telah mendorong penggunaan LNG pada transportasi laut sejak tahun lalu (2014). Namun rencana tersebut ditolak oleh pemilik kapal karena dinilai harga LNG di laut lebih tinggi dibandingkan di darat, yakni mencapai USD 12-13 per MMBTU, sedangkan di darat hanyat USD 4 per MMBTU.(REZ)

foto:tribune.com.pk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here