SHARE
ILUSTRASI

Gas-Elpiji-3-Kg-LangkaJakarta, GEO ENERGI –  Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menilai, pemerintah tak tegas dalam menetapkan peraturan mengenai penggunaan elpiji 3 killo gram (Kg). Akibatnya, kelangkaan elpiji terjadi seperti saat ini.

Sofyano mengatakan, seharusnya produk subsidi seperti elpiji 3 kg penyalurannya tak langka agar penyalurannya dapat dirasakan masyarakat, terkait siapa yang berhak menggunakannya agar sasarannya tepat, pemerintah harus berani tegas.

” Jika ada penggunaan yang tidak sesuai dengan sasarannya, beri sanksi, karena elpiji 3 kg untuk  masyarakat yang kurang mampu, tetapi sampai saat ini pelaksanaannya tidak diawasi secara ketat oleh Pemerintah,” katanya saat dihubungi media di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Menurutnya, jika tak ada peraturan serta pengawasan yang jelas mengenai penggunaan elpiji 3 kg maka penggunaan elpiji 3 Kg bersubsidi akan menjadi liar dan tak terkendali.

” Elpiji 3 kg bisa dipergunakan oleh siapapun dan untuk apapun juga. Hal ini lah yang bisa menjadi penyebab terjadinya kekurangan ketersediaan elpiji 3kg atau kelangkaan semua di wilayah tertentu,” jelasnya.

Persoalan daya beli masyarakat, menurutnya masyarakat membili elpiji 3 kg sangat tinggi, bahkan melebihi harga enceran yang ditetapkan oleh pemerintah. Maka dari itu peran pemerintah diperlukan untuk mengoreksi harga jual ke masyarakat.

” Maka Pemerintah Daerah harus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh Pangkalan dan sub agen. Tetapi Pembinaannya harus permanen dan berkelanjutan,” tutupnya. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here