SHARE

Jakarta, GEO ENERGI – Pengadilan Tinggi (PT) Medan memvonis mantan General Manager PLN Pembangkit Sumatera Bagian Utara (Sumbangut) Chirs Leo Manggala selama 9 tahun penjara. Hukuman ini lebih berat dibandingkan vonis pengadilan tingkat pertama yang memvonisnya selama 4 tahun penjara.

Seperti dikutip dalam website PT Medan, Rabu (25/2), putusan ini dibacakan oleh majelis banding yang diketuai ATH Pudjiwahono yang juga Ketua PN Medan. Adapun anggota majelis terdiri dari Saut Pasaribu, Mangasa Manurung, Rosmalina Sitorus dan Sazili.

Vonis ini dijatuhkan pada 13 Februari 2015 oleh Majelis juga sepakat Chris juga dijatuhi hukuman denda Rp 500 juta. “Dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar harus diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan,” putus majelis .

Chris dianggap bersalah dalam proyek Life Time Extention (LTE) Major Overhouls Gas Turbine (GT) 2.1 dan GT 2.2 Pembangkit Listrik Tenaga Gas/Uap (PLTGU) Belawan tahun 2012. Proyek itu dikerjakan perusahaan asal Iran, Mapna Co. Dalam perjalanan proyek ini, kasus korupsi ini terjadi dan jaksa menyatakan negara dirugikan akibat proyek ini.

Pada 1 Oktober 2014, Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara. Hukuman itu dinaikkan oleh PT Medan menjadi 9 tahun. Vonis 9 tahun penjara ini di atas permintaan jaksa yang menuntut Chris dijatuhi hukuman 7 tahun penjara. (RBW)

foto:sumutpos.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here