SHARE

Jakarta, GEO ENERGI– Belum lama ini Bupati Pati, Jawa Tengah telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 660.1/4767 tahun 2014 tentang Izin Lingkungan Pembangunan Pabrik Semen serta Penambangan Batu Gamping dan Batu Lempung di Kabupaten Pati oleh PT. Sahabat Mulia Sakti (PT. SMS). Keputusan ini pun langsung mendapatkan pertentangan dari para penggiat lingkungan.

Gerakan yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK PATI) lansung menggelar aksi untuk menentang surat keputusan Bupati Pati tersebut. Menurut kordinator aksi, Sri Wiyanik, keputusan bupati tersebut menunjukan keberpihakannya kepada pabrik semen tanpa mempertimbangkan nasib masyarakat kususnya petani. “Karena lahan tersebut menjadi sandaran hidup oleh petani sekitar,” ujar Sri, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/2).

Sri Wiyanik menambahkan bahwa kondisi lahan pertanian di kecamatan Kayen dan Tambakromo yang mendapatkan mata air dari pegunungan Kendeng, selama ini bisa menghasilkan panen 2 kali padi dan 1 kali palawija. “Hasil panen mereka padahal menjadi salah satu penyumbang pemerintah Kabupaten Pati. Bahkan Kabupaten ini sempat mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten swasembada pangan. Tapi dengan adanya surat keputusan bupati tersebut malah akan mengancam kenyamanan para petani selama ini,” tandasnya. (DSU)

Foto:Patiekspres.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here