SHARE

Jakarta, GEO ENERGI– Pembebasan lahan untuk mega proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah dengan kapasitas 2×1.000 Mega Watt (MW) akan segera rampung, sehingga pembangunan untuk mencegah krisis listrik di Jawa tersebut akan segera terlaksana.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengungkapkan pemerintah akan segera melakukan peletakan batu pertama di lahan PLTU Batang, Jawa Tengah. Saat ini, pembebasan lahan tinggal tersisa lima persen dan ditargetkan rampung pada bulan Maret 2015.

Untuk itu pemerintah akan melaksanakan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah untuk pembebasan lahan kepentingan negara dan masyarakat. PLN memastikan biaya ganti rugi pembebasan lahan tidak akan merugikan masyarakat.

“Kita akan mulai terapkan mulai besok kita akan laksanakan di lapangan. Mudah-mudahan masyarakat bisa memahami dan kami yakin bahwa tidak ada bicara pergantian yang merugikan, pergantian lahan itu sangat menguntungkan, karena berkali kali lipat dari nilai investasi yang didapat, dalam arti kata NJOP,” ujar Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2). (HER)

Foto:satelitnews.co

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here