SHARE
arsip.bewara.co
arsip.bewara.co
arsip.bewara.co

Jakarta, GEO ENERGI – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meyakini dalam lima tahun mendapang atau 2019 para investor akan menyerbu Indonesia untuk menanamkan modal mereka. Pasalnya, BKPM telah menyediakan pelayanan yang mudah dan cepat melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) atau one stop service.

Deputi Bidang Promosi dan Penanaman Modal BKPM Himawan Hariyoga mengatakan, karena menerapkan PTSP makan dalam lima tahun ke depan atau 2019 BKPM menargetkan angka investasi mencapai USD294 miliar atau sekitar Rp3.500 triliun ke Indonesia.

” Tahun ini (target investasi) meningkat 12,2 persen. Sedangkan pada 2019 target investasi naik meningkat jadi 17,7 persen,” ujar Himawan dalam acara CEO Gathering Indonesia Economic Perspective, Infrastructure and Manufacture, Investment Opportunities, and Challenges For The Next Years di kantor BKPM, Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 44, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).

Ia juga menyebutkan, sektor yang akan mendominasi investasi masuk pada tahun ini adalah sektor sekunder.

” Dari 32 persen di tahun lalu menjadi sebanyak 55,5 persen di tahun ini,” katanya.

Sedangkan investasi di luar Jawa juga akan ditingkatkan. Pada 2017 ditargetkan investasi yang akan mengalir di luar Pulau Jawa lebih tinggi daripada Pulau Jawa itu sendiri.

” Saat ini sebanyak 43 persen (investasi) mengalir ke luar Pulau Jawa,” ungkapnya.

Himawan juga mengungkapkan, nantinya sitem PTSP sendiri akan terus ditingkatkan, yakni percepatan waktu perizinan dari 7 hari menjadi 5 hari.

” Hal ini akan meningkatkan direct investmen (investasi langsung). Ditargetkan pada 2019 direct investment meningkat dua kali lipat menjadi Rp933 triliun,” tutupnya. (REZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here